Sunday, 19 June 2016

Arti sosiologi

Sosiologi berasal dari bahasa Latin yaitu “socius” yang berarti ‘kawan atau teman’, sedangkan “logos” berarti ‘ilmu pengetahuan’.Sosiologi yang merupakan sebuah istilah yang berasal dari kata latin socius yang artinya teman dan logos dari kata Yunani yang berarti pengetahuan itu diungkapkan pertama kalinya dalam buku yang berjudul “Cours De Philosophie Positive” karangan August Comte (1798-1857).Sosiologi sudah muncul sejak ratusan, bahkan ribuan tahun silam. Namun sosiologi sebagai ilmu yang mempelajari masyarakat, baru lahir kemudian di Eropa. Jadi hakikatnya, sosiologi adalah ilmu pengetahuan tentang masyarakat.Masyarakat sendiri adalah sekelompok individu yang mempunyai hubungan dan memiliki kepentingan bersama serta memiliki budaya.
Istilah Sosiologi sebagai cabang Ilmu Sosial dicetuskan pertama kali oleh ilmuwan Perancis, bernama August Comte pada tahun 1842. Comteakhirnya dikenal sebagai Bapak Sosiologi. Selanjutnya Émile Durkheim, ilmuwan sosial Perancis kemudian berhasil melembagakan Sosiologi sebagai sebuah disiplin akademis yang sistematis kritis.

Pranata sosial menurut Koentjaraningrat

1) Pranata kekeluargaan ialah pranata yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan kehidupan kekerabatan. Misalnya, pelamaran, perkawinan, poligami, pengasuh anak, dan perceraian.
2) Pranata ekonomi ialah pranata yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup, memproduksi, menimbun, dan mendistribusi harta dan benda. Misalnya, pertanian, peternakan, pemburuan, industri, koperasi, dan penjualan.
3) Pranata pendidikan ialah pranata yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan penerangan dan pendidikan manusia supaya menjadi anggota masyarakat yang berguna. Misalnya, pengasuhan anak-anak, pendidikan rakyat, pendidikan menengah, pendidikan tinggi, pemberantasan buta huruf, pendidikan agama, pers, dan perpustakaan umum.
4) Pranata ilmiah ialah pranata yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan ilmiah manusia dan menyelami alam semesta. Misalnya, metode ilmiah dan penelitian pendidikan ilmiah.
5) Pranata keindahan dan rekreasi ialah pranata yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia menyatakan rasa keindahan dan untuk rekreasi. Misalnya, seni rupa, seni suara, seni gerak, seni drama, kesusastraan, dan olahraga.
6) Pranata keagamaan ialah pranata yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia untuk berhubungan dengan Tuhan atau dengan alam gaib. Misalnya, mesjid, gereja, doa, kenduri, upacara keagamaan, penyiaran agama, pantangan, dan ilmu gaib.
7) Pranata pemerintahan ialah pranata yang bertujuan untuk mengatur kehidupan berkelompok secara besar-besaran atau kehidupan bernegara. Misalnya, pemerintahan, demokrasi, kehakiman, kepartaian, kepolisian, dan ketentaraan.
8) Pranata kesehatan jasmaniah ialah pranata yang bertujuan untuk mengurus kebutuhan jasmani manusia. Misalnya, pemeliharaan kecantikan, pemeliharaan kesehatan, dan kedokteran.


norma pada masyarakat

Norma sosial di masyarakat dibedakan menurut aspek-aspek tertentu tetapi saling berhubungan antara satu aspek dengan aspek yang lainnya. Pembagian itu adalah sebagai berikut.
a.     Norma agama
Norma agama berasal dari Tuhan, pelanggarannya disebut dosa
Norma agama adalah peraturan sosial yang sifatnya mutlak sebagaimana penafsirannya dan tidak dapat ditawar-tawar atau diubah ukurannya karena berasal dari Tuhan. Contoh: Melakukan sembahyang kepada Tuhan, tidak berbohong, tidak boleh mencuri, dan lain sebagainya.
b.     Norma kesusilaan
Norma kesusilaan adalah peraturan sosial yang berasal dari hati nurani yang menghasilkan akhlak, sehingga seseorang dapat membedakan apa yang dianggap baik dan apa pula yang dianggap buruk. Pelanggaran terhadap norma ini berakibat sanksi pengucilan secara fisik (dipenjara, diusir) ataupun batin (dijauhi).
Contoh: Orang yang berhubungan intim di tempat umum akan dicap tidak susila,melecehkan wanita atau laki-laki di depan orang
c.    Norma kesopanan
Norma kesopanan adalah peraturan sosial yang mengarah pada hal-hal yang berkenaan dengan bagaimana seseorang harus bertingkah laku yang wajar dalam kehidupan bermasyarakat. Contoh: Tidak meludah di sembarang tempat, memberi atau menerima sesuatu dengan tangan kanan, tidak kencing di sembarang tempat.
d.     Norma kebiasaan
Norma kebiasaan adalah sekumpulan peraturan sosial yang berisi petunjuk atau peraturan yang dibuat secara sadar atau tidak tentang perilaku yang diulang-ulang sehingga perilaku tersebut menjadi kebiasaan individu. Pelanggaran terhadap norma ini berakibat celaan, kritik, sampai pengucilan secara batin.
Contoh: Membawa oleh-oleh apabila pulang dari suatu tempat, bersalaman ketika bertemu.
e.     Kode etik
Kode etik adalah tatanan etika yang disepakati oleh suatu kelompok masyarakat tertentu.
Contoh: kode etik jurnalistik, kode etik perwira, kode etik kedokteran.
Kode etik umumnya termasuk dalam norma sosial, namun bila ada kode etik yang memiliki sangsi yang agak berat, maka masuk dalam kategori norma hukum.


norma sosial

Norma Sosial
Norma adalah aturan atau standar perilaku yang dipergunakan oleh masyarakat sebagai petunjuk, perintah, anjuran, dan larangan.
Berdasarkan daya kekuatan pengikatnya maka norma-norma sosial dapat dibagi menjadi: Cara (usage), Kebiasaan (folkways),Tata kelakuan (mores),Adat-istiadat (custom)
a. Cara (usage) norma ini kekuatan mengikatnya lemah, pelanggar tidak akan menerima hukuman tetapi hanya celaan.
b. Kebiasaan (folkways) , perbuatan yang diulang-ulang karena dianggap baik, bila hal ini tidak dilakukan seseorang, dianggap sebagai penyimpangan kebiasaan umum.
c. Tata kelakukan (mores) adalah gagasan mengenai benar salah yang menuntut tindakan tertentu dan melarang tindakan lainnya. Pelanggar tata kelakuan dianggap melanggar tata susila dan hukuman sosialnya biasanya dikucilkan, diejek, disindir dsb.
d. Adat-istiadat (custom) adalah tata kelakuan yang kekal dan kuat, sehingga mengikat para anggota masyarakat pemelihara adat tersebut. Pelanggarnya kan mendapat sanksi adat yang kadang-kadang cukup berat.

Sunday, 12 June 2016

pendapatku

Pada era digital ini banyak kemudahan untuk melakukan sesuatu antara lain membuka informasi lewat socmed atau web berita, mencari bahan tugas yang akan di kerjakan, dll. Bahkan dengan kemudahan ini kita bisa mengerjakan beberapa langsung sekaligus. Akan tetapi dampak lainnya juga kita terlalu sibuk dengan dunia kita akibat gadget pada era ini. Dengan kata lain kita kurang sosial dengan kata lain interaksi sosial dalam masyarakat rendah. Oleh karena itu pintar-pintar kita dalam mengatur kapan kita bermain gadget atau tidak jangan sampai kita kurang berinteraksi dengan masyarakat sekitar. Dan jangan sampai menjadi menjauhkan yang dekat, mendekatkan yang jauh yang belum pasti kenalnya.

surat kendaraan

Pagi hari itu saya berangkat ke kantor ibu saya dengan mengendarai motor. Akan tetapi ketika sudah setengah perjalanan saya lupa membawa surat-surat kendaraan saya. Pada akhirnya saya dilema antara pulang kembali mengambil itu atau melanjutkan perjalanan. Tidak lama kemudian saya memutuskan untuk kembali mengambil surat kendaraan. Setelah mengambil surat saya langsung bergegas untuk mengantarkan berkas yang dibutuhkan. Ketika sudah mau sampai lampu merah. Saya melihat ada papan bertuliskan tentang pemeriksaan surat-surat kendaraan. Saya sangat bersyukur karena tadi mengambil surat kendaraan. Akan tetapi banyak kendaraan yang putar arah atau mengumpat di belakang mobil atau sampingnya. Dan nampaknya banyak yang di tilang. Setelah saya di periksa dan lengkap saya bisa melanjutkan perjalanan. Kesimpulannya adalah ketika mau berkendara siapkanlah kelengkapan surat kendaraan serta kesiapan fisik yang prima dan jangan lupa untuk membaca doa agar perjalanan selamat sampai tujuan dan kembalinya.